"Ia Membuat Segala Sesuatu Indah Pada waktunya" Pengkhotbah 3:11. | "Jejak Orang Benar Adalah Lurus, Sebab Engkau Yang Merintis Jalan Lurus Baginya" Yesaya 26: 7

Mazmur : 133 : 1-3 Hidup Rukum dan Damai


Bacaan Firman Tuhan "Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!"
Hidup damai, rukun dan harmonis merupakan sebuah kualitas hidup impian setiap orang. Namun saat ini keadaan seperti itu semakin hari semakin langka bahkan cenderung mendapatkan tantangan besar. Damai dan rukun hilang dari lingkungan sosial masyarakyat, keluarga, bahkan dilingkungan gereja. Tak bisa dipungkiri bahwa gaya hidup modern membuat kasih manusia semakin terhidrasi merupakan penyebab utama mewabahnya keadaan tersebut.
Dalam nats diatas raja Daud mengungkapkan situasi keluarga dan bangsanya yg sedang mengadapi ancaman perpecahan. Kerajaannya terancam pecah, sementara dilingkungan keluarga mulai timbul benih-benih permusuhan. Sebab itu pemazmur sangat merindukan setiap masyarakyat     dan anggota keluarganya memahami dampak besar hidup yang rukun dengan mengganmbarkannya dengan minyak urapan dan embun gunung yang menyegarkan, yaitu:
 Pertama, minyak yang baik. Minyak yang baik adalah minyak urapan yang mahal, minyak yang dituangkan ke atas kepala Harun dalam pelantikan sebagai imam. Minyak langka sekaligus mahal. Dengan minyak itu seorang Imam ditahbiskan dan diurapi sekaligus disucikan untuk menjalankan tugas pelayanan.  Saat minyak tersebut dituang maka bau yg semerbakpun akan tercium disekeliling. Demikian juga rasanya kalau kita hidup damai dan rukun, kita akan membawa dampak positif yg luar biasa bagi tubuh kita sendiri dan  menjadi berkat bagi orang yang lain.
 Kedua, embun gunung Hermon. Puncak gunung Hermon ditutupi salju sepanjang tahun, sementara daerah di sekitarnya sangat kering. Oleh karena itu embun dari gunung hermon tidaklah mungkin mencapai bukit Sion yang dibatasi oleh lembah dan kering. Namun di sinilah rahasinya, yaitu semua dapat terjadi hanya karena Tuhan. Demikianlah juga dengan kerukunan, Kalau Tuhan sudah hadir didalam kehidupan seseorang, maka segala bentuk penghalang terciptanya damai dan rukun dengan orang lain akan mudah ditinggalkan. Sebaliknya setiap orang termotivasi untuk membuka diri untuk menerima dan rindu mengerti orang lain. Konkritnya, Hidup yang saling menghargai tercipta karena semua sama-sama menyadari diri sebagai mahluk Tuhan yang memiliki potensi-potensi khusus sekaligus memiliki kebutuhan-kebutuhan khusus pula. Itulah sebabnya Paulus berkata, “bertolong-tolonglah kamu menanggung bebanmu!” (Galatia 6:2). Artinya, dalam sebuah komunitas selalu ada yang sanggup memberi pertolongan dan sebaliknya selalu ada pula orang yang membutuhkan pertolongan. Oleh sebab itu gaya hidup individual dan eksklusivisme harus disingkirkan supaya kebahagiaan akibat kerukunan tersebut dapat dinikmati bersama. Itulah makna kekristenan sejati seperti yang Tuhan Yesus firmankan “..... supaya mereka menjadi satu, sama seperti kita adalah satu” (Yohanes 17:22).
 Saudara! Kerukunan itu sangat sulit. Namun, bersama Tuhan Yesus Kristus dan dengan dilandasi pemahaman berlimpahnya berkat dibalik hidup yang damai dan rukun tersebut, setiap kita akan mudah mengusahakan dan mewujudkannya,  maka dari itu marilah kita lebih menghargai sesama kita manusia, terutama mereka yang ada di dekat kita sebagaimana Tuhan sudah menghargai kita dengan menebus kita melalui kematianNya dikayu salib. AMIN.
Terimakasih Anda baru saja membaca Renungan Harian | Khotbah dari
Kitab Mazmur : 133 : 1-3 Hidup Rukum dan Damai
Ditulis Oleh Parlindungan manurung
Semoga Renungan | Khotbah dari Kitab Mazmur : 133 : 1-3 Hidup Rukum dan Damai ini Dapat mengkuatkan iman kita. Amin.. Jangan lupa Komentar Anda sangat dibutuhkan, di bawah ini.

Postingan terkait:

16 Tanggapan untuk "Mazmur : 133 : 1-3 Hidup Rukum dan Damai"

  1. Uraian ringkas namun bagus.

    ReplyDelete
  2. Trimakasih atas uraiannya saya sangat menyukainya.Kiranya anak2 Tuhan hidup rukun dan damai.

    ReplyDelete
  3. Terima Kasih... Sangat memberkati. God bless....!! 🙏🙏🙏

    ReplyDelete
  4. Terima kasih renungannya, saat ini saya sedang membutuhjan penghiburan dan renungan ini pas sekali.terima kasih.Berkah Dakem

    ReplyDelete
  5. Trimah ksih tuhan berkati 😇

    ReplyDelete
  6. Apa pesan moral dari nats tersebut

    ReplyDelete
  7. Terima kasih untuk renungan yang saudara bagikan, yaitu tentang hidup rukun dan damai. Semoga kami semua keluarga (anak-anak mama, para menantu dan cucu-cucu mama bisa selalu hidup dalam kerukunan dan damai sejahtera Tuhan Yesus Kristus. Tuhan Yesus memberkati kita semua, Amen 🙏😇

    ReplyDelete
  8. Terimakasih renungan nya yg sangat memotivasi saya.. tentang hidup rukun dan damai.gbu

    ReplyDelete
  9. Puji Tuhan, Tuhan Yesus memberkati

    ReplyDelete
  10. Trimakasih, renungan ini mengingatkan saya lagi utk menjaga hidup rukun dlm keluarga kami.

    ReplyDelete
  11. Makasih bro itu baru keren 👍👍👍👍👍👌👌👌👏👏👏👏

    ReplyDelete
  12. Sebuah renungan yang sangat mendidik dan memberkati

    ReplyDelete
  13. Semoga kita juga akan jadi orang seperti Tuhan.

    ReplyDelete
  14. Trm ks renungnx klw boleh d pertajam lg sesuai dgn kehidupn rt,kelu.kt sehari2...amin

    ReplyDelete